Al Khwarizmi

28 03 2012

Image

Al Khwarizmi yang memiliki nama lengkap Abu Ja’far Muhammad ibn Musa Al Khwarizmi ini diperkirakan lahir di Baghdad (sekarang Iraq) sekitar tahun 780 Masehi. Karena sedikitnya catatan tentang kehidupannya, timbul beberapa anggapan berbeda seputar Al Khwarizmi seperti dikatakan sejarawan Al Tabari yang memberinya sebutan Al Qutrubbulli karena dianggap berasal dari Qutrubbul, suatu daerah antara Tigris dan Euphrates, tak jauh dari Baghdad.

Bahkan sebutan lain Al Tabari kepadanya adalah Al Majusi karena dianggap Al Khwarizmi dekat dengan agama Zoroaster (penyembah api). Tetapi dalam pendahuluan risalah aljabar Al Khwarizmi justru menunjukkan bahwa beliau seorang muslim ortodok, sehingga sebutan yang dikemukakan Al Tabari sangat mungkin berkaitan dengan masa sebelum beliau memeluk Islam yaitu masa muda Al Khwarizmi mungkin memeluk Zoroaster.

Al Khwarizmi bersama koleganya Banu Musa merupakan cendekiawan dari Rumah Kebijakan di Baghdad yang ditugasi untuk menterjemahkan naskah-naskah ilmiah Yunani serta mempelajari dengan aktif menulis di bidang aljabar, geometri dan astronomi. Risalahnya yang termasyur adalah Hisab al-jabr w’al-muqabala sehingga kata aljabar diabadikan sebagai penghargaan atas karyanya ini.

Dalam risalah ini Al Khwarizmi mengenalkan tentang bilangan asli serta metode selesaian persamaan linier dan persamaan kuadrat yang dilengkapi dengan bukti-bukti geometriknya. Dalam risalah ini pula Al Kwarizmi mengkaji bagaiman ahukum-hukum ilmu hitung dalam ilmu hitung dalam masalah aljabar mampu diterapkan untuk menentukan luas daerah lingkaran serta menghitung volume benda seperti bola, kerucut dan limas.

Al Khwarizmi juga menulis suatu risalah tentang bilangan Hindu-Arab. Dalam terjemah bahasa Latinnya : Algoritmi de numero Indorum atau dalam versi bahasa Inggrisnya Al Khwarizmi on the Hindu Art of Reckoning menjadikan Algoritma diabadikan sebagai salah satu cabang matematika, khususnya matematika komputasi saat ini.

Karya penting Al Khwarizmi lainnya adalah Sindhind zij, suatu risalah astronomi yang dipersembahkan pada pemerintahan Bahgdad sebagai hadiah dari misi politik India. Risalah ini memiliki dua versi bahasa, namun yang berbahasa Arab raib.

Masalah pokok dalam Sindhind zij adalah seputar penanggalan, perhitungan posisi pasti matahari, bulan dan planet-planetnya, tabel sinus dan tangen, astronomi, tabel astrologi, perhitungan paralaks dan gerhana serta pengamatan bulan.

Karya lainnya dalam bidang Geografi yang menghasilkan posisi lintang dan bujur untuk 2402 lokasi yang dijadikan dasar pembuatan peta dunia. Buku ini memang mengacu pada geografi Ptolemy yang merincikan garis lintang dan bujur kota-kota, pegunungan, lautan, pulau-pulau, serta sungai, dan wilayah geografi lainnya, namun dinggap lebih akurat dibandingkan karya Ptolemy, khususnya untuk wilayah kekuasaan Islam, Afrika dan Timur Jauh. Ironinya, orang eropa tetap beranggapan bahwa Al Khwarizmi mencaplok data Ptolemy.

Akhirnya Al Khwarizmi wafat di Baghdad sekitar tahun 850 Masehi dan hingga sekarang dikenang sebagai bapak Aljabar.

Sumber:  (Seri Buku TTM Be a Master of Mathematic, Dian S Raflan)

Semoga bermanfa’at sahabat!!🙂

::Indahnya Berbagi Ilmu::


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: